Kronologi
Percekcokan antara Luhut dan Ratna berawal ketika Luhut selesai menggelar rapat dengan instansi terkait, yakni Dinas Perhubungan, Basarnas, TNI dan Kepolisian.
Sebagaimana dilansir dari TribunMedan, rapat tersebut dilakukan guna membahas perkembangan evakuasi KM Sinar Bangun hingga perbaikan sistem transportasi di Danau Toba.
Usai mendengar penjelasan dari Tim Gabungan, Luhut pun maju ke hadapan forum untuk memberikan komentarnya.
"Jadi, selamat pagi..." ujar Luhut di ruangan seadanya Posko Basarmas di kawasan Pelabuhan Tigaras, posko pencarian korban KM Sinar Bangun.
Saat Luhut baru mulai mengawali pembicaraan, aktivis dari Jakarta Ratna Sarumpaet yang berdiri di bagian belakang ruangan langsung memotong pembicaraan.
Setelah itu, adu mulut antara Luhut dan Ratna tak terhindarkan.
"Saya sedang berbicara. Nanti Anda (Ratna Sarumpaet) berbicara," ucap Luhut.
"Bapak kok marah-marah, gitu!" timpal Ratna.
"Saya tidak marah. Suara saya memang besar," jawab Luhut.
Cekcok keduanya berlanjut hingga Kapolres Simalungun AKBP Marudut Liberty Panjaitan menghampiri Ratna.
Walau sudah dihampiri Kapolres, Ratna tak kunjung berhenti berbicara hingga suasana semakin memanas.
"Saya berbicara mewakili keluarga," tutur Ratna.
"Saya mau berbicara langsung dengan mereka (Keluarga penumpang KM Sinar Bangun). Tak perlu diwakili," jawab Luhut.
"Oh Menko begitu ya?" sahut Ratna lagi.
"Aku mendampingi keluarga korban. Anda tidak boleh malarang," kata Ratna.
Sampai berita ini ditulis belum diketahui keluarga korban siapa yang Ratna dampingi.
"Saya memang akan bicara langsung dengan mereka. Tidak ada perlu dengan Anda. Kami sedang rapat ini. Saya tidak ada urusan dengan Ratna Sarumpaet." kata Luhut.
"Kami warga, beri waktu bicara pak Menteri." celetuk Seorang warga.
"Saya memang datang untuk membahas ini (pencarian 164 korban KM Sinar Bangun, Red.) Nanti bicara dengan kalian." kata Luhut.
VIDEO
KLIK DISINI Untuk Lihat Video CekCok Lainnya
Jangan Lupa Share
Komentar Pendapat Anda Dibawah.



Comments
Post a Comment