Yah,seperti yang kita ketahui banyak sekali sekarang yang menggunakan tagar atau hashtag tentang
#2019GantiPresiden.Dan inilah 3 penyebab dan alasan dari apa dan mengapa 2019 harus ganti Presiden.Simak dengan baik.
1.Keluarnya Peraturan Presiden (Perpres) 20/2018 tentang Penggunaan Tenaga Kerja Asing (TKA)
Lowongan Pekerjaan?Yah memang betul sekali di Indonesia kali ini sedang membuka lowongan pekerjaan yang sangatlah banyak.Tapi,untuk siapakah lowongan tenaga kerja tersebut?
“Ratusan ribu TKI kita terusir, tapi pemerintah datangkan TKA dari China lewat Perpres. Inilah kenapa kita ingin ganti presiden,” ucap Koordinator Rumah Pejuang Indonesia (RPI) asal Bojonegoro, Edi Susilo di Bunderan HI Jakarta, Minggu (29/4).
RPI yang merupakan salah satu pengusung #2019GantiPresiden menilai Perpres tersebut merupakan bentuk pengkhianatan bagi cita-cita bangsa yang tertuang dalam Pembukaan UUD 4.
Pasalnya,
di kala rakyat sedang kesulitan mencari kerja, puluhan ribu TKA
terutama dari China masuk atas legitimasi Perpres tersebut.“Perpres itu
adalah bencana besar bagi rakyat kita, pokoknya 2019 harus ganti
presiden dan cabut Perpres itu,” pungakas Edi.
2.Menaiknya Harga Bahan Pangan dan Sayur-sayuran
Tiga hari di awal tahun 2018 ini, harga-harga kebutuhan pokok seperti cabai, bawang, dan sayur-mayur di tingkat pedagang tradisional melonjak naik.
Kenaikan juga terjadi pada telur ayam. Seminggu lalu harga telur ayam masih berkisar di angka Rp 21 ribu/kg. Sementara hari ini harganya sudah mencapai Rp26 ribu hingga Rp28 ribu per kilogram.
Menurut Dwi (40 tahun), salah seorang pedagang bahan-bahan kebutuhan pokok di Pasar Mampang Prapatan, harga telur diperkirakan akan terus menanjak sampai lebaran sampai harga Rp30 ribu/kg.
"Dari sekarang udah mulai naik terus," kata Dwi di Pasar Mampang Prapatan,
3.Harga BBM juga Ikut Melonjak Naik
1 Juli ini dikabarkan harga BBM menaik hingga Rp.800 - 1000.Entah apa alasannya dan Berikut Harga BBM Non Subsidi dari pengumuman resmi di website PT Pertamina Persero, dengan alamat www.pertamina.com.
Pertamax: Rp. 8.900 menjadi Rp 9.700 Perliter.
Dexlite: Rp. 8.200 menjadi Rp. 9.200 Perliter.
Pertalite: 8.000
Dex: 10.750
Solar NPSO: 8.150
Minyak tanah NPSO: 11.660.
Klik di sini untuk melihat daftar harga BBM di seluruh Provinsi.
Mungkin cukup sekian postingan kali ini.
Jangan lupa Share n Comment pendapat anda tentang berita ini.
2.Menaiknya Harga Bahan Pangan dan Sayur-sayuran
Tiga hari di awal tahun 2018 ini, harga-harga kebutuhan pokok seperti cabai, bawang, dan sayur-mayur di tingkat pedagang tradisional melonjak naik.
Kenaikan juga terjadi pada telur ayam. Seminggu lalu harga telur ayam masih berkisar di angka Rp 21 ribu/kg. Sementara hari ini harganya sudah mencapai Rp26 ribu hingga Rp28 ribu per kilogram.
Menurut Dwi (40 tahun), salah seorang pedagang bahan-bahan kebutuhan pokok di Pasar Mampang Prapatan, harga telur diperkirakan akan terus menanjak sampai lebaran sampai harga Rp30 ribu/kg.
"Dari sekarang udah mulai naik terus," kata Dwi di Pasar Mampang Prapatan,
3.Harga BBM juga Ikut Melonjak Naik
1 Juli ini dikabarkan harga BBM menaik hingga Rp.800 - 1000.Entah apa alasannya dan Berikut Harga BBM Non Subsidi dari pengumuman resmi di website PT Pertamina Persero, dengan alamat www.pertamina.com.
Pertamax: Rp. 8.900 menjadi Rp 9.700 Perliter.
Dexlite: Rp. 8.200 menjadi Rp. 9.200 Perliter.
Pertalite: 8.000
Dex: 10.750
Solar NPSO: 8.150
Minyak tanah NPSO: 11.660.
Klik di sini untuk melihat daftar harga BBM di seluruh Provinsi.
Mungkin cukup sekian postingan kali ini.
Jangan lupa Share n Comment pendapat anda tentang berita ini.




Comments
Post a Comment